Info UTBK dan SBMPTN Prodi Pembangunan Sosial

Info UTBK dan SBMPTN Prodi Pembangunan Sosial

Pendaftaran ujian tulis berbasis komputer (UTKBK) dan seleksi bersama masuk perguruan tinggi negeri (SBMPTN) tahun 2020 dibuka pada 2-20 Juni 2020. Program studi Pembangunan Sosial (Prodi Pemsos) Universitas Mulawarman adalah satu dari sekian banyak macam prodi di seluruh Indonesia yang dapat dipilih dalam seleksi tersebut.

Beberapa features berikut perlu dibaca oleh mahasiswa dalam membuat pilihan.

Pertama, bidang studi Pembangunan Sosial bersifat multidisiplin. Basis keilmuan dari Pembangunan sosial adalah ilmu-ilmu sosial seperti sosiologi dan antropologi. Dalam perkembangannya kedua bidang ilmu tersebut telah terspesialisasi menjadi ilmu-ilmu khusus yang mempelajari aspek-aspek lingkungan hidup, hukum dan kriminalitas, ekonomi, bisnis, psikologi, dan ilmu-ilmu kemanusiaan (humaniora) seperti filsafat, kebudayaan dan religi.

Kedua, sifat multidisiplin itu membuat Prodi Pemsos dapat dipilih oleh calon mahasiswa dari semua latar belakang pendidikan menengah: bisa IPA, IPS, Teknik, Pertanian, Perikanan, Agama, dan lain-lain. Calon mahasiswa bisa berasal dari SMA, SMK, dan MA.

Ketiga, sistem kurikulum memadukan teori dengan praktek lapangan. Mahasiswa yang memiliki passion dan keterbukaan untuk berinteraksi dengan masyarakat akan sangat senang belajar di prodi ini.

Keempat, niche keilmuan yang unik. Tidak semua perguruan tinggi memiliki prodi Pemsos. Di Indonesia hanya 7 perguruan tinggi memiliki prodi Pemsos, di antaranya UGM (Jogjakarta), UNTAN (Pontianak) dan UNMUL (Samarinda). Dahulu nama prodi ini adalah Ilmu Sosiatri, yang secara keilmuan dikembangkan oleh UGM. Karena ilmu sosiatri terbatas pada “diagnosis” penyakit sosial (kriminalitas, narkoba, pelacuran, dll), maka niche (bidang khas) diperluas menjadi pembangunan sosial dengan tiga pokok: kebijakan sosial, pemberdayaan masyarakat dan corporate social responsibility (CSR).

Mahasiswa belajar di lapangan tentang pengelolaan sungai berkelanjutan (foto: M. Nanang)

Mahasiswa belajar di lapangan tentang pengelolaan sungai berkelanjutan (foto: M. Nanang)

Kelima, visi masyarakat berkelanjutan (sustainable society). “Deepening knowledge for sustainable society” adalah motto prodi Pemsos Unmul. Artinya, memperdalam pengetahuan untuk menunjang tercapainya masyarakat berkelanjutan.  Ciri pokok masyarakat berkelanjutan adalah bisa mengelola sumberdaya untuk keperluan sekarang dengan tetap menjaga kelestarian sumberdaya tersebut untuk generasi-generasi yang akan datang.

Keenam, alumni Pemsos dapat berkarya di berbagai institusi (pemerintah, perusahaan swasta, NGO/LSM) sebagai peneliti, dosen, pendamping pemberdayaan masyarakat, CSR officer, aktivis lingkungan, analis kebijakan sosial, dan banyak lagi.

Selamat memilih calon mahasiswa yang tercinta!